By ; Alfa Arkana Eounoia (DSF) Sudah dua tahun saja, Begitu cepat waktu melaju, menyisakan semua kenangan yang tak kunjung berlalu Cucuran air mata, tak letih membasahi kedua pipi Menyisakan pilu yang teramat dalam bagiku Netraku berkaca kaca Bibirku terbata bata Tak mampu berucap, meski hal yang teramat indah bagimu Melainkan doa untukmu yang selalu kurindu Kau adalah sosok yang begitu dirindukan Kala hadirmu memberi kesejukan, Raut wajahmu yang indah untuk dipandang Serta nasihat yang kasat akan makna mendalam Sudah dua tahun saja, Engkau pergi tak kembali meninggalkan jutaan rindu di bumi pertiwi Rindu tatapan wajahmu Rindu akan sanda guraumu Andai saja tuhan berikan waktu untuk berjumpa Tak akan pernah diri ini menyiakan hal itu Ayah, begitu rindu hati ini untuk menatapmu Rindu hati untuk bertemu, melepas semua kerinduan dihati Bumi Ramik Ragom, 5 Februari 2019
Hanya manusia biasa yang jauh dari sempurna, selalu banyak salah, khilaf, dan dosa yang selalu terulang setiap waktunya. Berharap Allah mengampuni-membukakan pintu maaf dan taubat untuknya. Penikmat puisi dan kopi tanpa gula yang mempercayai bahwa pertolongan Tuhan akan selalu ada bagi setiap insan yang selalu sabar dan istiqamah di jalan-Nya. Pejuang dan penebar cinta untuk setiap insan di dunia tanpa membeda-bedakan warna. ~ D | PECANDU SASTRA ~