Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Friday, September 24, 2021

Menjaga Eksistensi Pergerakan PMII Melalui Budaya Literasi



Oleh: Disisi Saidi Fatah


Memikirkan keberlangsungan masa depan organisasi, menyampaikan unek-unek dan kegelisahan serta menggambar konsepsi melalui tulisan. Begitulah seharusnya watak dan ciri kader pergerakan. Mengamalkan salah satu trilogi PMII tentang Pikir. Salah satu indikator manusia mampu "benar-benar" berpikir adalah menulis. 

Menulis apapun merupakan wujud kemampuan kita menjadi seorang manusia, apalagi tulisan kita bermanfaat untuk khalayak luas. Inilah salah satu poin penting yang tertuang dalam halaman xi buku dengan judul Kaderisasi, Eksistensi, dan Jati Diri PMII. Buku ini merupakan gagasan sembilan kader PMII dari berbagai daerah yang dituangkan dalam bentuk karya sastra bunga rampai pada Juli 2020 lalu.  

Share:

Wednesday, September 22, 2021

Menjelang Akhir September

 



Puisi by Pecandu Sastra (IG >>> K L I K ! <<<



Waktu-waktu menjelang akhir September

Rintik rindu mulai mulai membasahi kalbu

Ada kau di sana, melambaikan tangan sembari tersenyum memandang dengan amat dalam

Ada rindu, ada candu, dan ada kenangan kita



Setahun sudah waktu berputar

Sejak kepergian mu hari itu

Berbagai macam kerinduan mendominasi diksi demi diksi

Setiap kata yang terukir dari hati

Share:

Menjadi Konsumen Cerdas di Era Industri 4.0

 

Maskot Konsumen Cerdas. Foto Dunia Bisa. Istimewa

Oleh: Disisi Saidi Fatah



Aktivitas perdagangan atau perniagaan sudah dimulai sejak masa awal sebelum uang ditemukan. Pada masa itu, kegiatan transaksi ini dilakukan dengan cara barter atau saling bertukar barang sesuai kebutuhan. Namun, seiring berjalannya waktu, pada masa modern saat ini perdagangan maupun perniagaan dilakukan dengan cara bertransaksi menggunakan mata uang sebagai alat pembayaran yang sah.

Pada masa awal lalu, perdagangan hanya dilakukan dengan cara tatap muka/langsung antara penjual dan pembeli, serta melalui perantara. Seiring perkembangan zaman dan teknologi digital, aktivitas perdagangan mengalami perubahan yang signifikan. Kini transaksi jual-beli sudah merambah ke ranah digital.

Share:

Digitalisasi UMKM sebagai Sumber Daya Ekonomi Unggul di Tengah Pandemi

 

Ilustrasi 'Teknologi'. Foto linkumkm.id | istimewa

Oleh: Disisi Saidi Fatah


Pandemi Covid-19 yang mulai memasuki kawasan Indonesia sejak awal Maret 2020, memberikan dampak ke segala sektor, salah satunya sektor ekonomi. Hal ini dirasakan secara signifikan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami krisis ekonomi. Pasalnya, menurunnya daya beli masyarakat akibat pandemi juga sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha UMKM. 

Krisis ekonomi yang dialami UMKM tanpa disadari dapat menjadi ancaman bagi perekonomian nasional. Oleh karena itu pembinaan dan bantuan pendidikan untuk pelaku UMKM di masa pandemi ini perlu menjadi perhatian banyak sektor, terutama lembaga pemerintah.


Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Segelas Kopi dan Jejak Langkah Murobbi

Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive