Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Thursday, August 19, 2021

Membaca 'Ketika Rembulan Insecure' Membaca Diri

Tampak depan, buku Ketika Rembulan Insecure karya Wafi Hakim Al-Shidqy (Penerbit Republika) Foto.Pecandu Sastra/istimewa



GEMILANG TOTAL - Siapa yang tidak kenal dengan insecure, yang lebih familiar di telinga kita ialah kurang atau tidak sama sekali percaya dengan diri.

Kata insecure sendiri mulai dikenal pada akhir-akhir ini melalui platform digital; yakni sosial media (sosmed). Banyak sekali para pengguna sosmed yang menggunakan kata ini sebagai istilah kurang percaya pada diri sendiri, bahkan tidak sama sekali.

Ya, media sosial memang sangatlah luar biasa. Dengan sekejap bahkan dalam hitungan detik pun apa saja bisa dengan mudah dikenal banyak khalayak. Salah satunya ini. Namun, dari insecure ini banyak yang kurang paham atau bahkan sama sekali nggak paham dengan penempatan insecure. Bahkan banyak pula yang hanya ikut-ikutan trend saja. Ya, alih-alih biar enggak dibilang kudet (kurang update).

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels