Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Monday, May 20, 2019

Meski Sekedar Menatap

#MrRj


Untuk sekedar menatapmu aku takut, apalagi jika bertegur sapa
Aku tak ingin hal sama terulang kembali, kau pergi tanpa permisi menyisakan luka direlung hati
Taat kala kutanya mengapa, selalu saja dalil tak jelas yang kuterima

Kau bungkam tanpa bicara, membuat diriku bertanya-tanya
Sebab apa kau tiba berubah tak lagi cinta
Senyum saja kau sudah enggan untuk menyuguhkan
Belum sepekan kau menetap, lalu kau pergi tanpa permisi
Setiap saat aku meminta agar kau mengklarifikasi
Selalu saja hal itu membuatmu naik tensi

Setiap perhatian aku berikan, kau enggan menerima
Namun dibelakang kau bilang masih ingin bersama
Aku tak paham akan sandiwara yang kau mainkan
Benarkah kau cinta atau hanya pura-pura

Asshiddiqiyah Way Kanan, 19 Mei 2019
Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels