Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2025

Air, Kenyamanan, dan Realita Tinggal di Perumahan

Tampak depan rumah di kompleks perumahan - terlihat rapi, tapi di baliknya tersimpan cerita tentang krisis air bersih yang melelahkan (Sumber: Pexels) Ketika pertama kali memutuskan untuk tinggal di perumahan, saya membayangkan suasana yang rapi, nyaman, damai, dan menenangkan. Gambarannya terasa ideal. Dua hingga tiga bulan pertama memang terasa seperti itu. Namun seiring waktu, kenyataan mulai menunjukkan sisi lain yang tidak pernah saya duga sebelumnya - terutama soal kebutuhan paling mendasar: air.

Review Film Home Sweet Loan: Asa Anak Muda Menuju Rumah Impian

Refleksi hangat dari film Home Sweet Loan yang menggambarkan perjuangan generasi muda mencari arti rumah dan stabilitas hidup. (Dokpri) Kita sering mengira bahwa perjalanan menuju “rumah” adalah soal membeli properti, mencicil KPR, atau urusan angka dan bank. Tapi film Home Sweet Loan memberi tafsir yang lebih dalam dan emosional: rumah bukan hanya tentang tempat tinggal, tapi tentang tempat berteduh secara batin.

Mengelola Dompet di Jalanan: Tips Hemat Ala Pekerja Lapangan

Mengelola uang transport agar tidak boncos. Ilustrasi oleh Kompas. Delapan bulan terakhir aku menjalani hari-hari sebagai pekerja lapangan. Tugas utamaku adalah mendata aset negara. Tapi di lapangan, realitas seringkali tak semulus target kerja. Mobilitas tinggi, penempatan yang tak pasti, dan medan yang bervariasi membuat pekerjaan ini lebih mirip bertarung dengan kenyataan - terutama kenyataan dompet.

Kepakan Sayap Garuda

Supporter Timnas Indonesia kompak kenakan baju Merah dan Putih saat dukung Garuda berlaga menuju Piala Dunia. Foto oleh Timnas Indonesia media.  - untuk Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Langit malam di Nusantara tak pernah gelap sepenuhnya, karena sorak dan doa rakyat terbang tinggi bersama elang merah yang sedang mengepak sayap di kancah dunia.

Rindu di Antara Mawar

Nyekar makam. Foto Dokpri. Semerbak mawar di atas pusaramu Masih harum, meski musim telah berganti Kukirimkan rindu lewat angin yang pelan berbisik Menemani diam tempat peristirahatanmu kini

Lentera dari Laut Mimpi

Lentera (ilustrasi) - Foto: Burak The Weekender/Pexels Tahun itu - dua ribu dua puluh dua, mimpi kembali menjemputku, membawaku menyusuri batas antara sadar dan rindu.

Menyibak Tabir Cinta, Dendam, dan Budaya Jawa dalam Film Gowok

Poster Film Gowok: Kamasutra Jawa. (Foto: Dokpri) Bayangkan sebuah naskah antropologi yang tiba-tiba hidup di layar lebar: begitulah rasanya menyaksikan Gowok: Kamasutra Jawa garapan Hanung Bramantyo. Alih-alih menonjolkan erotika dangkal, film ini mengajak penonton menziarahi cara masyarakat Jawa kuno memaknai seksualitas sebagai ilmu rasa, etika, dan kekuasaan.

Dari Semangkuk Mie Ayam, Hidup Dimulai Kembali

Foto Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. (Sumber: arumshelf/ig)    "Saat pertama kali membaca judul buku di atas, hal apa yang terlintas di benak kalian? Semangkuk Mie Ayam dan kisah cinta, atau semacam kisah petualangan dalam dunia kuliner? Ya, itulah yang ada di pikiranku saat pertama kali membaca judul buku ini. Unik, menarik, dan membuat penasaran. Kalau kalian bagaimana?"

Lebaran Tanpa Sekubal, Tetap Penuh Syukur

Sekubal, makanan khas Lampung yang terbuat dari Ketan. (Dokpri) Lebaran idul adha memang tak seistimewa idul fitri lalu. Jangankan rendang, opor dan ketupat yang biasanya menyambut selepas sholat Ied harus kini absen. Hidangan di meja pun tergolong sederhana, sekadar sup bening dan olahan ayam yang cukup disantap bersama lontong. Meski begitu, tak ada keluhan berarti. Justru hati ini belajar kembali tentang arti rasa syukur yang sesungguhnya.

Pertemuan yang Tak Biasa

Ilustrasi - pertemuan dua insan di suatu mushola. (Sumber: AI) Di suatu mushola kecil di sudut hari, Langkahku berat, hati terasa enggan menepi. Tempat asing, dinding-dinding sunyi, Tapi tanggung jawab menarikku berdiri. Kupikir hanya akan sholat lalu pergi, Namun takdir menyusun pertemuan sunyi. Seorang anak kecil - Dengan mata teduh dan senyum yang tak biasa mengalir.

Ebit G. Ade dan Rasa yang Tak Pernah Lagi Sama

Seorang pria mengenakan sarung, duduk santai menikmati kopi sambil mendengarkan lagu Ebiet G. Ade - mengenang masa kecil bersama ayah. (Sumber:AI) "Lagu tidak hanya tentang melodi dan lirik. Mereka adalah pintu waktu, yang bisa mengantar kita pulang ke kenangan yang bahkan sudah lama kita kubur." Kalian pernah nggak, ketika dengerin lagu yang dulu sering didengar, tapi sekarang pas dengerinnya lagi - beda rasanya. Seolah ada sesuatu yang tersimpan di sana dan nggak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Seperti lagunya Ebit G. Ade.

Ketika Tukang Sol Sepatu Jadi Haji yang Mabrur Tanpa Berhaji

Jutaan jemaah berkumpul di sekitar Ka'bah. Tak semua bisa hadir, tapi niat tulus bisa menghantarkan pahala haji mabrur. (Sumber: Pexels)    "Tolok ukur seorang haji yang mabrur adalah ketika seorang tersebut menjadi pribadi yang lebih baik, berperikemanusiaan, tidak riya, dan sombong setelah berhaji." - Habib Husein Ja'far al-Hadar Setiap musim haji, jutaan umat Islam dari seluruh dunia berlomba-lomba menjadi tamu Allah di Baitullah. Namun, bagaimana jika seseorang sudah niat, sudah usaha, tapi gagal berangkat haji karena satu dan lain hal di luar kendali? Ap²akah itu berarti kehilangan segalanya?

Hikmah Pagi Dalam Kesunyian Idul Adha

Jamaah Muslim berkumpul untuk salat Idul Adha di lapangan terbuka, menciptakan suasana khusyuk dan penuh kebersamaan di pagi hari raya. (DetikFoto) Hari Raya Idul Adha memang selalu terasa berbeda dari Idul Fitri. Malam takbiran yang tak seramai biasanya - tidak ada deretan anak‐anak remaja masjid yang memukul beduk sambil pawai obor, tak banyak arak-arakan mobil bak terbuka yang berkeliling kampung. Suasana cenderung hening, seakan mengajak kita bermenung: apa sebenarnya makna “kurban” itu?

Dua Sarung: Cinta dalam Diam

Ilustrasi (dibuat oleh AI) Cerpen oleh: [Cendekia Alazzam] Ada momen dalam hidup yang begitu sederhana, tapi terus hidup dalam ingatan. Tidak berisik, tidak dramatis. Hanya hadir begitu saja — dan membuat hati diam-diam belajar.