Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Tuesday, January 20, 2026

Puisi: Air Langit di Ujung Sajadah

Tiap ayat Al-Waqiah & Ikhlas kuniatkan untukmu. Biarlah ia turun bak hujan, membasahi jiwamu hingga kembali segar. (Picbest).
Share:

Memetik Cahaya di Cicadas: Tentang Khidmah, Rindu, dan Wajah Guru

Moment foto bersama guru kami Habib Musthofa bin Yahya (Koko Marun) dan Abah Ust. Mahfudin bin H Alif Yunus (Gamis Sage). (Dokpri/Farid).


Ada sebuah kebahagiaan yang sulit didefinisikan dengan kata-kata; sebuah rasa yang hanya muncul ketika bibir menyentuh tangan seorang guru, atau saat aroma nasi liwet yang kita tanak sendiri di dapur mereka mengepul hangat untuk menyambut tamu-tamu shalih.

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Segelas Kopi dan Jejak Langkah Murobbi

Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels