
Dakwatuna.com - Mei 2008 | Ist
“Ikhlas”
Bintang Untuk Noah Part 10
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan kesembilan........ Untuk membaca tulisan kesembilan, silahkan klik >>> Buah Penantian....."
Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Dakwatuna.com - Mei 2008 | Ist
“Ikhlas”
Bintang Untuk Noah Part 10
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan kesembilan........ Untuk membaca tulisan kesembilan, silahkan klik >>> Buah Penantian....."
“Buah Penantian”
Bintang Untuk Noah Part 9
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan kedelapan........ Untuk membaca tulisan kedelapan, silahkan klik >>> Tantangan....."
“Tantangan”
Bintang Untuk Noah Part 8
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan ketujuh........ Untuk membaca tulisan ketujuh, silahkan klik >>> Titik Temu....."
“Titik Temu”
Bintang Untuk Noah Part 7
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan keenam........ Untuk membaca tulisan keenam, silahkan klik >>> Doktrin Jahat....."
![]() |
| Foto diambil ketika PMII Kab.Way Kanan - Lampung mengadakan aksi sosial penggalangan dana bagi korban gempa di Palu dan Donggala. 2018. Ist |
"Maha karya, sebagai wujud cinta kepada kaum pergerakan. Puisi ini ditulis sebagai hadiah di Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-60 Tahun 2020. Syair indah ini pula diikutsertakan dalam lomba cipta puisi tingkat Kab.Way Kanan dalam rangka peringatan harlah PMII ke 60 yang diselenggarakan oleh PC PMII setempat"
“Doktrin Jahat”
Bintang Untuk Noah Part 6
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan kelima........ Untuk membaca tulisan kelima, silahkan klik >>> Salah Paham....."
”Salah
Paham”
Bintang Untuk Noah Part 5
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan keempat........ Untuk membaca tulisan keempat, silahkan klik >>> Ahad....."
”Ahad”
Bintang Untuk Noah Part 4
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan ketiga........ Untuk membaca tulisan ketiga, silahkan klik >>> Majelis....."
”Majelis”
Bintang Untuk Noah Part 3
"Tulisan ini merupakan, lanjutan tulisan kedua........ Untuk membaca tulisan kedua, silahkan klik >>> Hari-Hari Sepi!"
![]() |
| Pixabay. Ist |

"Pernahkan kita beristighfar dalam hati? Jika pernah, selamat saya ucapkan, sebab disaat kita membaca istighfar dalam hati maka disaat itu pula Allah telah melihat hati kita. Mari bersihkan hati kita dari segala keburukan, terutama berburuk sangka. Yang kita anggap benar, belum pasti benar kebenarannya dihadapan Allah. Begitupun sebaliknya, apa yang kita anggap salah, belum tentu salah dihadapan Allah. Sebab kebenaran hanya milik Allah semata"
![]() |
| Gambar hanya sebagi pemanis belaka. Senja Jingga Purnama. Dok Pribadi. 2018. Ist |
![]() |
| Contoh tampilan hoax kuota gratis |
“BINTANG UNTUK
NOAH”
Senja Jingga
Purnama
@pecandusastra96
Sinopsis :
Noah,
merupakan seorang siswa baru di Yayasan Permata, ia adalah putra kedua dari Bu
Aisyah. Satu-satunya pengharapan dari sang Bunda dan keluarga, bagi sang bunda
ia adalah permata. Noah anak yang cukup aktif dan cerdas, akan tetapi sebab
faktor lingkungan dan pergaulan yang membuat ia berubah menjadi sedikit nakal,
suka bolos sekolah. Namun ia tidak pernah melawan sang bunda.
Noah, anak
yatim yang di tinggal pergi sang ayah sejak ia menduduki bangku taman
kanak-kanak. Hingga tiga tahun setelahnya, sang Bunda berjumpa dan memutuskan
untuk menikah dengan Pak Prabu. Pak Prabu sangat sayang dengan Noah, ia
berusaha menyayangi Noah sebagaimana anaknya sendiri.
Usai, menduduki
bangku sekoah dasar. Bunda Aisyah dan Ayah Prabu memutuskan untuk mengirim Noah
ke salah satu yayasan, menimba disekolah yang berlatar belakang agama. Selain
ingin merubah Noah untuk menjadi lebih baik, mereka juga ingin agar Noah memahami
agama dengan baik.
Satu
bulan tinggal di yayasan, Noah merasa semua serba asing. Dunianya begitu cepat
berubah. Ia sering menyepi bahkan terkadang menangis, ia ingin pulang dan
kembali dengan keluarga. Namun sayang semua hal itu tidak akan pernah mampu
terjadi olehnya. Hingga suatu malam ia dipertemukan dengan seorang staff di
madrasah nya dan menjadikannya akrab serta membantunya merubah sikap dan
kepribadian yang lebih baik.
Tokoh :
1. Noah
2. Bunda
Aisyah
3. Ayah
Prabu
4. Purnama
(Staff Madrasah Permata)
5. Rayyan
(Sahabat Purnama)
6. Adin
(Sahabat Purnama)
7. Ega
(Ketua kamar D)
8. Ridwan
(Adek angkat Purnama yg jahat)
9. Wawan,
Aly, Maulana (Teman akrab se-geng Noah)
10. Ust.
Habiburrahman (Pimpinan Yayasan)
11. Pak
Ibrahim (Kepala Madrasah)
12. Aby
Ilham (Paman Noah)
13. Om
Hasan (Om Noah)
14. Mutiara
(Teman Perempuan Purnama)
15. Intan
(Kerabat Purnama)
Latar Tempat :
1. Rumah
Noah
2. Yayasan
Permata
Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...