Ilustrasi kado. Foto oleh Pexels. Ada perjalanan yang tak diukur dengan jarak, melainkan dengan kehangatan yang ditujunya. Kemarin, adalah salah satu perjalanan itu. Bersama Mama, aku menyusuri jalan menuju rumah seorang anak laki-laki yang namanya telah terukir sebagai adik dan saudara di hatiku: Kevin. Udara siang di Lampung terasa berbeda, lebih ringan, seolah ikut merayakan hari bahagia yang menanti di depan.
Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.