Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Saturday, June 9, 2018

Catatan Alfa (2) | 08 Juni 2018


Sebagaimana paku yang telah ditancapkan pada sebuah dinding atau kayu, seindah apapun cara kita mencabut paku tersebut dan sebesar apapun usaha kita untuk menghilangkan bekas tancapan tersebut maka tak akan pernah bisa menghilangkan bekasnya. Sama halnya dengan hati yang rapuh ini, seikhlas apapun diri memafkan akan tetap ada bekas luka.
Berkali-kali diri memafkan dan mengikhlaskan apa yang pernah ia lakukan dan apa yang pernah orang perbuat padanya. Namun tetap saja gagal dan hasilnya masih terasa sisasisa luka yang kau berikan dan setiap bayang emosi dalam kejadian tempo hari selalu menghantui tak pernah henti.
Apa yang harus aku lakukan? Mohon untuk saran darimu wahai pemberi luka!

#CatatanAlfa di ujung tahun kebersamaan
Menuju Kota Bandar Lampung, 08 Juni 2018
Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive