Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Thursday, June 21, 2018

Ramadhanku Benar-Benar Pergi




Pagi ini kembali ku membuka mata
Kulihat di sekeliling kamar
Ku tatap langit-langitnya
Begitu suram, sepi, dan sunyi


Begitu berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya
Ramai suara berkumandang dari surau rumah-rumah
Berdenting, berdendang suka ria
Malam sunyi itu, berlabuh menjadi ceria bersama keluarga
Menyantap sahur untuk bersama


Ramadhan. Kau benar-benar pergi.
Perlahan kau menjauhi kami
Rindu hati, rindu diri akan hadirmu
Yang membuat lekat kebersamaan dan kekompakan


Aku rindu ramadhan-Mu
Aku rindu sahur bersama yang menjadi wadah kebersamaan keluarga
Aku rindu buka dengan kurma dan manisan lainnya
Aku rindu berjamaah. Aku rindu tarawih mu serta tadarus Al-Qur'an itu
Aku rindu semua


Bengkulu Rejo, 19 Juni 2018
Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Segelas Kopi dan Jejak Langkah Murobbi

Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive