Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Sunday, January 13, 2019

Biarlah Tuhan Menjawab!

Diary. Foto Kibrispdr.ist




Suatu saat nanti, jika aku tak dapat bersamamu, lembaran demi lembaran diary ku akan menjadi bukti bahwa aku pernah berjuang menjadi yang terbaik untukmu. Air mata ini akan menjadi saksi kasih sayang yang teramat tulus yang tak pernah lelah aku berikan untuk orang yang aku sayang. 


Meski setiap pengorbanan tak jarang kau hargai, namun aku cukup bahagia melihat senyum indah yang merekah pada bibirmu. Tetes demi tetes tinta hitam diatas kanvas nan putih ini turut menjadi saksi dan juga bukti atas segenap rasa yang tak mampu terucap.




Sebelum semua berakhir aku ingin mengucapkan terima kasih kepadamu. Pada pagi itu, senyuman yang begitu membuatku bahagia. Meskipun kau terpaksa untuk memberiku senyum termanis mu. Terima kasih telah menjadi penyemangatku, membuatku betah untuk bertahan dari semua. 


Besar harapanku pada Tuhan yang esa, setiap kepala bersujud dihadapannya aku berharap ada sedikit ruang di hatimu untuk menaruh namaku agar tak kau lupakan selamanya. Namun aku lebih menginginkan yang terbaik dari-Nya untuk semua bukan hanya diriku saja. Meskipun nanti aku harus terluka untuk merelakan semua begitu saja. Asalkan kau bahagia.

#DiaryMalamKelabuAhadTanpaMu


Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Segelas Kopi dan Jejak Langkah Murobbi

Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive