Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Opini

PDKT: Antara Baper, Gede Rasa, dan Ending yang Gak Jelas

Ilustrasi oleh Pixabay Pernah gak sih kamu ngerasa kayak lagi jalan di lorong gelap, cuma dikasih senter kecil yang baterainya setengah mati? Nah, kurang lebih itulah rasanya PDKT menurut aku. Kayak… kita lagi nyoba deketin seseorang, tapi nggak tahu ujungnya ke mana. Bisa jadi bahagia karena jadian, bisa juga malah jadi asing kayak dua orang yang gak pernah kenal.

Menjadi Guru di Era yang Berubah: Antara Akal, Adab, dan Tekanan

Guru di balik papan tulis, menanamkan adab dan akal kepada muridnya - sebuah pengabdian tulus di era yang menantang.  (sumber: edoo.id)         Guru bukan hanya pengajar, tetapi pendidik yang mengemban amanah besar: mencerdaskan dan membentuk karakter anak bangsa. Ia tidak hanya bertugas membuat siswa cerdas secara kognitif, tetapi juga mengantarkan mereka menjadi pribadi yang beradab, tangguh, dan punya arah hidup yang baik.

Yang Harus Diperhatikan oleh Donatur Jumat Berkah

Ilustrasi. (Foto: Baznas) Setiap hari Jumat, saya sering menjumpai aneka makanan dan minuman yang dibagikan di masjid dekat rumah. Ada yang datang membawa nasi bungkus, bubur kacang hijau, air mineral, bahkan jajanan tradisional yang mengundang nostalgia masa kecil. Semuanya dikemas dalam semangat sedekah: Jumat Berkah.

Sekolah Bukan Medan Perang, Tapi Kenapa Selalu Ada Korban?

Tangan kecil terangkat bertuliskan “Stop Bullying” — isyarat sunyi dari anak-anak yang lelah jadi sasaran tanpa pelindung. (Foto: RSAS Kalsel) Ada yang terasa mengganjal di dada saat membaca berita pagi ini dari Toboali, Bangka Selatan. Seorang anak SD, inisial Z, usia 10 tahun, meninggal dunia. Bukan karena kecelakaan, bukan pula karena penyakit bawaan. Tapi karena dugaan perundungan — bullying yang dilakukan oleh teman-teman sebayanya di sekolah.

Berawal dari Pujian, Jadi Hobi yang Menguntungkan

Ilustrasi (Sumber: Pexels/Lil Artsy) Kadang, satu pujian bisa menjadi pemantik perubahan besar dalam hidup seseorang. Itulah yang saya alami ketika tanpa sengaja menemukan kecintaan mendalam pada dunia menulis - berawal dari satu komentar membangun dari seorang jurnalis senior.

Gaji Pertama dan Pelajaran yang Tak Tertulis

  Gaji pertama dan pelajaran darinya. (Sumber foto: freepik). "Gaji pertama bukan sekadar angka, tapi titik awal perjalanan belajar dewasa." — Anonim   Ngomongin soal gaji pertama, sebagian orang mungkin langsung teringat momen haru: transferan pertama masuk, deg-degan, lalu buru-buru buka aplikasi mobile banking . Tapi buat aku, cerita soal penghasilan sebenarnya sudah dimulai sejak masih duduk di bangku SMA. Bukan gaji resmi, sih - lebih ke cara-cara kreatif cari cuan dari keahlian yang kupunya.

Air, Kenyamanan, dan Realita Tinggal di Perumahan

Tampak depan rumah di kompleks perumahan - terlihat rapi, tapi di baliknya tersimpan cerita tentang krisis air bersih yang melelahkan (Sumber: Pexels) Ketika pertama kali memutuskan untuk tinggal di perumahan, saya membayangkan suasana yang rapi, nyaman, damai, dan menenangkan. Gambarannya terasa ideal. Dua hingga tiga bulan pertama memang terasa seperti itu. Namun seiring waktu, kenyataan mulai menunjukkan sisi lain yang tidak pernah saya duga sebelumnya - terutama soal kebutuhan paling mendasar: air.

Efektifkah Mengirim Pelajar "Bandel" ke Barak Militer?

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berbincang dengan siswa saat program pendidikan karakter dan kedisiplinan di Bandung. (Sumber: Tim Media KDM)         Akhir-akhir ini kita banyak digemparkan oleh kebijakan-kebijakan yang diterapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Seperti yang kita ketahui, bahwa Kang Dedi secara resmi telah menjalankan beberapa kebijakan yang menjurus pada dunia pendidikan. Seperti larangan study tour, wisuda untuk semua jenjang pendidikan sekolah, hingga anjuran membawa bekal ke sekolah, dan pendidikan khusus 'anak nakal' di barak militer.

Menanam Cabai Untuk Ramadhan, Efektifkah Saat Ini?

  Budidaya Cabai Merah. Foto Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Ngawi. Ist            Baru -baru ini kita semua dikagetkan dengan statement dari salah satu Menteri di Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia saat ini, Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka - perihal ajakannya kepada masyarakat untuk menanam cabai guna mengantisipasi kelonjakan harga yang diperkirakan akan naik pada bulan suci ramadhan mendatang.

Rayakan Saja Dengan Gembira, Jangan Berlebihan Nanti Kembali Sakit!

Kampanye Pemilu (Ilustrasi) . Freepic.  Ist Perhelatan akbar pesta demokrasi lima tahunan akan segera tiba, tak terasa kurang dari dua pekan kita akan rayakan bersama puncak pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 - secara serentak di seluruh Indonesia. Sudah siapkah kita menyalurkan suara? Jangan sampai kita termasuk kaum putih di pemilu, karena putihnya tidaklah suci.

Sampai Kapan Kejahatan di Balik Topeng Agama Dibiarkan?

  Topeng. Foto Pngtree. Ist Lagi dan lagi, kembali kita dibuat geger oleh pelaku kejahatan dari balik topeng agama. Dua hari lalu, muncul sebuah berita yang menyebutkan ‘oknum’ Pengasuh Pondok Pesantren menikahi secara siri salah satu santriwatinya tanpa sepengetahuan orang tua santri tersebut.

Mengapa Harus Malu Membaca Buku?

  Ilustrasi membaca. Ist.  Oleh: Disisi Saidi Fatah Membaca adalah salah satu aktivitas literasi yang paling utama dan harus diutamakan dari yang lain. Dengannya dapat memberikan dampak yang baik sekaligus positif bagi diri maupun lingkungan sekitar kita. Sebab, selain menambah wawasan, ilmu, pengetahuan, dan membuka cakrawala pikiran; membaca bisa menjadi obat atau terapi bagi diri.

Kemenangan Tak Sekedar Hari Raya

Sumber ; NU LAMPUNG ONLINE JULI 2019 Oleh : Disisi Saidi Fatah

Islam Nusantara Bukanlah Sebuah Kepercayaan Baru

Oleh : Senja Jingga Purnama  Instagram : @pecandusastra96 "Pernahkan kita beristighfar dalam hati? Jika pernah, selamat saya ucapkan, sebab disaat kita membaca istighfar dalam hati maka disaat itu pula Allah telah melihat hati kita. Mari bersihkan hati kita dari segala keburukan, terutama berburuk sangka. Yang kita anggap benar, belum pasti benar kebenarannya dihadapan Allah. Begitupun sebaliknya, apa yang kita anggap salah, belum tentu salah dihadapan Allah. Sebab kebenaran hanya milik Allah semata"

Klaim Kuota Gratis Cuma-Cuma, Benarkah?

Contoh tampilan hoax  kuota gratis  Menyikapi anjuran pemerintah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus corona, untuk mengisolasi diri dirumah alias dirumah aja.  Pemerintah saat ini tengah menggalakan agar masyarakat indonesia tidak melalukan aktivitas diluar ruangan jika tidak dalam keadaan mendesak. Kecuali bagi mereka yang memang benar harus berkegiatan diluar rumah untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Namun bagi mereka yang dapat bekerja di dalam ruangan, untuk sementara waktu agar tetap dirumah melakukan aktivitas seperti biasanya. Tidak hanya itu, kegiatan belajar mengajar-pun dihentikan sementara waktu. Ada beberapa sekolah maupun instansi juga perguruan tinggi yang masih melalukan proses KBM itu, yakni melalui sistem daring alias online dengan jaringan internet. Hal ini menjadi dua berita; baik dan buruk. Kabar baiknya, para pedagang pulsa/kuota internet alias yang punya konter bakalan di banjir pelangga...

Zakat, Covid-19, dan Teriakan Kaum Papa

LazisNU Jateng. Ist Oleh : Miftahus Surur, M.Si Wakil Ketua PW LazizNU Provinsi Lampung Sumber : WhatsApp Grub Kurang lebih empat bulan Covid-19 melanda negeri ini. Dampaknya pun kian terasa; perekonomian mulai surut, pelayanan publik tampak carut-marut, dan berbagai kegiatan sosial pun terlihat kalang-kabut.  Masyarakat kota yang mulai kehilangan asupan penghasilan pun mulai terlihat pulang ke desa. Sementara masyarakat desa pun mulai limbung karena tidak mudah menjual hasil panen mereka. Kini, bukan hanya Indonesia, dunia pun ramai-ramai berkeluh kesah. Dari sekian banyak pihak yang berteriak, terdapat satu golongan yang sangat merasakan dampak dari deraan Covid-19 ini, yaitu mereka yang berada pada garis kemiskinan atau dibawah itu. Jika biasanya mereka harus bekerja untuk mencari penghidupan, kini untuk sekedar bekerja pun sulit dikarenakan lapangan kerjanya semakin menyusut.  Di kota-kota besar, para buruh atau pekerja serabutan lain yang berpenghasilan pas-pasan mulai me...

Kiat-Kiat Menjadi Penulis Muda

       Berbicara menulis, tentu saja kita semua sudah tidak lagi asing akan hal ini, sebab dari kita menduduki sekolah dasar bahkan jauh sebelum itu kita sudah diajarkan untuk menulis. Bukankah seperti itu? Tidak dipungkiri bahwasanya setiap insan didunia adalah penulis sejati, sejatinya ia akan menulis kisah hidupnya sebagai catatan di akhirat kelak. Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas tentang kepenulisan untuk catatan kita di akhirat, sebab hal itu bukanlah kewajiban saya. Disini saya akan berbagi sedikit pengalaman yang saya alami dalam dunia kepenulisan.        Saya mengenal dunia tulis menulis sejak tahun 2015 lalu, ketika saya mengikuti sebuah program edukasi yang dimana saat itu tujuan kita adalah untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri. Uniknya program ini, kita tidak hanya belajar tentang akademik saja, banyak sekali pelajaran-pelajaran yang diberikan salah satunya adalah soft skill. Salah satu dari soft skill ini adalah k...

Antara Mahram dan Muhrim

Antara Mahram & Muhrim | GMNU.Ist Oleh : Tiyar Firdaus  (Mahasiswa fak. Syariah & Rubath Al-Imam As-Syafi'i, Hadhramaut) Dalam bahasa arab perbedaan harakat dapat mempengaruhi suatu makna kalimat seperti Al-birru (kebaikan), Al-barru(daratan) dan Al-burru(gandum).  Seiring berjalanya waktu saya sering menemukan orang berkata "Muhrim" namun pada hakekatnya ia bermaksud "mahram", ataupun sebaliknya . Maka dari itu sedikit saya mengupas siapakah Muhrim itu dan siapakah mahram dalam pandangan islam.??? 1. Muhrim  Istilah Muhrim terpraktek dalam melaksanakan ibadah haji/ umrah, kegiatanya disebut Ihram. Dan orang yang sedang melaksanakan Ihram di sebut MUHRIM (orang yang ihram) 2. Mahram  Terpraktek dalam hal Nikah, Mahram ialah wanita yang tidak boleh dinikahi (dalam permasalah nikah) atau wanita yang tidak dapat membatalkan wudhu  ketika bersentuhan dengan lawan jenisnya (dalam permasalah Thaharah/bersesuci), serta diperbolehkan me...

Peran Ibu Dalam Pendidikan Keluarga

Oleh : Disisi Saidi Fatah     Pendidikan adalah sebuah proses pembentukan kwalitas dan karakter seseorang agar memiliki pandangan atau pengetahuan yang luas kedepan, agar mampu menggapai suatu cita-cita yang diharapkan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat diberbagai lingkungan. Menurut UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003, pendidikan pada dasarnya ialah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan sudah berawal sejak kita masih dalam kandungan, sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang dengan cara memainkan musik, membaca al-Qur'an, dan hal-hal positif lainnya, berbicara kepada sang calon bayi dengan harapan ia bisa mengajari si calon bayi sebelum bayi lahir. Bagi sebagian orang, kehidupan sehari-hari lebih berarti...

Menebar Damai di Dunia Maya

Gambar oleh Kompasiana.com | Ist Seperti yang sudah kita ketahui bahwa arus informasi saat ini sangat cepat dan mudah sekali, apalagi kita berada pada era digital dan internet dimana semua dapat kita raih hanya dengan sentuhan dan dalam genggaman tangan. Dalam hitungan jam bahkan hitungan menit saja kita bisa mendapatkan apa yang kita butuhkan, begitu banyak informasi yang bisa akses melalui smartphone dan gadget kita. Namun seiring berkembangnya teknologi tentu saja makin banyak problema yang kita hadapi, salah satunya ialah informasi tidak benar atau berita bohong yang dalam bahasa keren nya ialah hoax. Virus-virus hoax ini dapat menyerang siapa saja yang kurang paham akan teknologi atau yang sering disebut gaptek, individu yang kurang minat baca, dan masyarakat awam. Berita hoax tidak hanya terjadi dan dikomsumsi oleh masyarakat atau individu pengguna internet saja, namun pada zaman ketika dunia masih sangat sederhana dalam mengolah informasi, berita-berita palsu telah ...