Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Friday, January 31, 2025

Syair Rindu di Tengah Musim Hujan

Hujan malam hari. Foto oleh Pecandu Sastra©2025. Ist


Rindu Sendu


Rintihan sendu menjelang sore di bawah langit Bumi Raharjo, mengundang petrichor menjelma kenangan dalam, di dasar lubuk ingatan


Kehangatan yang ia timbulkan mencumbu sekujur tubuhku dengan mesra, tanpa peduli gigil yang kurasa


Hujan tak lagi mampu menahan rindunya pada tanah, beruntunglah ia dapat melepasnya dengan tuntas


Tak seperti diriku yang hanya mampu melepas dengan untaian doa-doa


Bumi Raharjo, 6 Rajab 1446 H


Baca juga: Sebuah Persembahan Untuk Vinza


Jeda


Baru tadi berdoa agar nanti kembali berjumpa


Tak lama hujan datang dengan riang gembira, menebus rindunya dengan ramai


Nampaknya temu kita memang perlu jeda, agar rindu kian mendera


Semoga kemarin bukan awal dan akhir cinta itu tiba



GS, 9125


Baca juga: Layang-Layang dan Terima Kasih Waktu

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Segelas Kopi dan Jejak Langkah Murobbi

Ilustrasi didesain oleh AI-GMN Tak ada satu hari pun melintas tanpa gerimis bening di pipi Menetes pelan membasahi sajadah rindu yang sunyi ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive