Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Showing posts with label Review Film. Show all posts
Showing posts with label Review Film. Show all posts

Wednesday, July 15, 2026

Niatnya Cuma 'Me Time', Malah Sukses Dibuat 'Banjir' Air Mata Sama Film Ini

Poster Film "Jangan Buang Ibu" (Sumber: filmjanganbuangibu/ig).


Hari Ahad lalu, aku akhirnya berhasil menuntaskan satu janji kecil pada diriku sendiri. Rencana yang sebenarnya sudah tertunda selama dua pekan karena padatnya rutinitas, akhirnya benar-benar terwujud kemarin. Aku memutuskan untuk melangkah ke Plasa Cibubur XXI, sengaja mengambil jam pemutaran paling pertama pada pukul 12.15 WIB.

Share:

Saturday, May 16, 2026

Berdamai dengan Rindu: Menemukan Diri di Film "Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?"

Poster Film "Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?" di XXI Plasa Cibubur. Dokpri/Disisi


Malam itu, saya memutuskan untuk melakukan sesuatu yang agak "nekat": menonton film di jam penayangan terakhir, tepatnya pukul 21.00 WIB. Pilihan saya jatuh pada film yang sedang hangat dibicarakan, judulnya cukup menyentil batin: “Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?”.

Share:

Wednesday, April 22, 2026

Sisi Gelap Ambisi dan Jebakan Validasi dalam Film "Tunggu Aku Sukses Nanti"

Poster film "Tunggu Aku Sukses Nanti" di Bioskop XXI Mall Ciputra Cibubur, memancarkan atmosfer komedi keluarga. (Dokpri/Disisi)


Pernahkah kita bertanya-tanya, untuk siapa sebenarnya kita mengejar kesuksesan? Pertanyaan filosofis ini mendadak muncul setelah saya menyaksikan film terbaru karya sutradara Naya Anindita yang berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti. Menontonnya di tengah kesunyian bioskop XXI Mall Ciputra, Cibubur, pada Sabtu malam lalu, memberikan ruang bagi saya untuk mencerna setiap emosi yang disuguhkan.

Share:

Wednesday, June 25, 2025

Review Film Home Sweet Loan: Asa Anak Muda Menuju Rumah Impian

Refleksi hangat dari film Home Sweet Loan yang menggambarkan perjuangan generasi muda mencari arti rumah dan stabilitas hidup. (Dokpri)


Kita sering mengira bahwa perjalanan menuju “rumah” adalah soal membeli properti, mencicil KPR, atau urusan angka dan bank. Tapi film Home Sweet Loan memberi tafsir yang lebih dalam dan emosional: rumah bukan hanya tentang tempat tinggal, tapi tentang tempat berteduh secara batin.

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive