Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Tuesday, August 13, 2024

Titip Rindu

 

Foto Senja. Ist


Kenang


Jika mengingat perjumpaan kita

rasanya lucu, apalagi setelah tahu jalur kita yang berbeda

Aku yang merasa salah ucap pada temu pertama, - sedikit menjaga, khawatir jika semakin berlebihan

Tapi, seiring berjalannya waktu

ditambah jeda waktu kerja yang tak lagi ada, membuat kita semakin dekat dan akrab

Dan, di sana aku menemukan frekuensi yang sama antara kita


Rasa itu tumbuh seiring kita sering berjalan bersama

Hingga jeda menyapa dan memisahkan kita dengan jarak dan waktu yang entah kapan kembali menyatukan


Lampung, 31072024



Baca: Anak itu Arfan Namanya!



Titip Rindu


Angin

Ku titipkan rindu ini padanya

Bisikkan kepadanya bahwa aku masih menyimpan kenangan

Sampaikan, jika harapan dan doa masih senantiasa aku lantunkan dalam tiap saat tangan menengadah pada-Nya


Lampung, 31072024



Baca: Di Penghujung Mei 

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels