Skip to main content

Sajak Dalam Doa



Ya Allah
Dua puluh satu tahun sudah
Diri ini berdiri dipijakan bumi pertiwi
Terlahir dari rahim sang ibu
Yang kupanggil mama

Ya Rabbi
Tak banyak pinta hambamu
Aku hanya meminta agar engkau sadarkanku jikaku berbuat berlebihan
Tegurlah diriku jika sudah melampaui batasmu
Rangkul aku dalam dekapanmu ya rabbi

Jangan engkau biarkanku tercebur dalam kubang penuh dosa
Jangan biarkan hatiku kosong hingga berkarat
Tanpa menyebut dan mengingat asmamu

Ya rabbi
Jadikan aku orang yang ikhlas,  rendah hati,  bertawaqal di jalanmu
Menjadi hambamu yang sholeh,  yang taaat pada ajaranmu serta menjauhi segala laranganmu
Jadikanlah aku hambamu yang beriman

Ya Rabbi
Yang maha agung
Yang kami agungkan
Jadikanlah hambamu hamba yang mulia dihadapanmu
Serta angkatlah derajat hamba dan orang tua serta kerabat dan sahabat hamba
Sukseskahlah hamba didunia dan diakhirat

Jadikanlah generasi penerus hamba menjadi generasi cerdas yang rahmatan lil alamin
Yang beramal ma'aruf nahi munkar
Serta peduli terhadap sesama tanpa memandang suku,  agama,  ras,  dan golongan
Dan menjauhi segala bentuk kekerasan atas nama kemanusiaan

Gunung Sugih,  11 Oktober 2017

Comments

Popular posts from this blog

Pelukan yang Tak Selesai [Cerbung]

Ilustrasi oleh AI Halo sahabat pembaca, terima kasih ya telah setia mampir dan membaca setiap karya kami. Salam hangat dari aku Cendekia Alazzam dan beberapa nama pena yang pernah aku kenakan 😁🙏. 

Cinta, Pengabdian, dan Jejak yang Abadi

  Gambar dibuat oleh AI. Halo, sahabat pembaca. Salam kenal, aku Cendekia Alazzam. Aku hendak menulis cerita bersambung, kurang lebih ada 10 bab. Dengan judul besar "Cinta, Pengabdian, dan Jejak yang Abadi". Bergenre Fiksi Realis, Drama Keluarga, dan Romance.

[4] Dalam Pelukan yang Kupilih

Ilustrasi Dalam Pelukan yang Kupilih 'Cinta, Pengabdian, dan Jejak yang Abadi'. (Sumber: AI) "Hallo, selamat datang di bab 4 perjalanan (Cinta, Pengabdian, dan Jejak yang Abadi). Terima kasih telah menjelajah sejauh ini. Buat yang ketinggalan bisa di cek pada halaman awal ya!  Klik disini!!!  Untuk yang ketinggalan bab sebelumnya (Bab 3) >>> klik di sini <<< untuk menuju ke sana!"

Filosofi Sepeda Untuk Hidup yang Lebih Bermakna

Filosofi sepeda untuk hidup yang lebih bermakna. (Foto oleh: Pixabay/wal_172619) Oleh: Cendekia Alazzam          Seiring berkembangnya zaman, sepeda tidak hanya sekadar menjadi alat transportasi bagi banyak orang, kini ia pun hadir menjadi media olahraga bagi sebagian orang yang gemar berolahraga.  Selain jogging dan berlari, bersepeda menjadi  olahraga favorit yang praktis dan mudah belakangan ini. Dengan turut berkembangnya desain sepeda yang semakin keren dan fungsional, terlebih lagi saat ini pemerintah di beberapa kota sudah menyediakan beberapa titik jalur khusus sepeda sehingga menciptakan rasa yamg semakin aman dan nyaman ketika bersepeda. Berbicara tentang sepeda, ada banyak filosofi tentangnya yang sangat relevan bagi kehidupan. Beberapa poinnya akan kita bahas melalui tulisan singkat ini, semoga sahabat pembaca dapat mengambil hikmahnya dan diterapkan dalam kehidupan. Dari sepeda kita seakan diajarkan untuk bergerak dan terus bergerak. Keti...

Pertemuan yang Tak Biasa

Ilustrasi - pertemuan dua insan di suatu mushola. (Sumber: AI) Di suatu mushola kecil di sudut hari, Langkahku berat, hati terasa enggan menepi. Tempat asing, dinding-dinding sunyi, Tapi tanggung jawab menarikku berdiri. Kupikir hanya akan sholat lalu pergi, Namun takdir menyusun pertemuan sunyi. Seorang anak kecil - Dengan mata teduh dan senyum yang tak biasa mengalir.