Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Thursday, June 28, 2018

Rindu

Terkadang kau selalu membuat sebal diriku, apalagi ketika dekat berdua denganmu
Namun entah mengapa, kau yang selalu aku rindu dalam setiap hembusan nafasku
Kau selalu membayangi diri dan selalu ada dalam mimpi

#CatatanAlfa
Blambangan Umpu, 27 Juni 2018
راتو اولاغان





Share:

Thursday, June 21, 2018

Ramadhanku Benar-Benar Pergi




Pagi ini kembali ku membuka mata
Kulihat di sekeliling kamar
Ku tatap langit-langitnya
Begitu suram, sepi, dan sunyi


Begitu berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya
Ramai suara berkumandang dari surau rumah-rumah
Berdenting, berdendang suka ria
Malam sunyi itu, berlabuh menjadi ceria bersama keluarga
Menyantap sahur untuk bersama


Ramadhan. Kau benar-benar pergi.
Perlahan kau menjauhi kami
Rindu hati, rindu diri akan hadirmu
Yang membuat lekat kebersamaan dan kekompakan


Aku rindu ramadhan-Mu
Aku rindu sahur bersama yang menjadi wadah kebersamaan keluarga
Aku rindu buka dengan kurma dan manisan lainnya
Aku rindu berjamaah. Aku rindu tarawih mu serta tadarus Al-Qur'an itu
Aku rindu semua


Bengkulu Rejo, 19 Juni 2018
Share:

Saturday, June 16, 2018

Apalah Dayaku

By : Disisi Saidi Fatah




Mendengar namamu disebut, tergetar hati tak berdaya menahan rindu
Raut wajah pada muka ku berubah, memerah seketika
Menahan pilu untuk segera bertemu
Namun, apalah dayaku yang hanya punya rindu
Tak pernah ada waktu untuk mencarimu

Blambangan Umpu, 13 Juni 2018
Share:

Maafkan Aku

By : Disisi Saidi Fatah



Syawwal ini aku kembali merenung
Terbungkam, terdiam membisu
Tak ingin keluar melangkahkan kaki
Meski bersliaturahmi pada sanak famili

Maafkan atas keegoisanku
Aku yang belum dapat menerima kenyataan, yang Allah berikan
Terhadap almarhum bati tercinta
Yang kini Allah lebih mencintainya

Maafkan aku atas segala salah, dan atas segala kebodohan serta kekuranganku ini
Yang masih jauh dari sempurna
Maafkan aku, bekum move on dari segala rindu pada bati

Seputih Jaya, 15 Juni 2018
Share:

Catatan Alfa di Akhir Ramadhan 1439 H




Di penghujung akhir ramadhan ini, aku kembali menjenguk mu untuk melepas rindu. Rindu berkepanjangan yang tak tahu kapan akan kepastian akhirnya.  Aku tak tahu kapan tuhan akan mempertemukan kita pada surganya. Surga yang menjadi impian dan idaman banyak insan. Tapi ketahuilah rindu ini adalah rindu lama yang bersemayam. Ia hadir dalam setiap lamunan, perjalanan, dan doa-doa. Terkadang aku menggila berbincang seorang diri, untuk menghibur hati yang rindu akan dirimu. Sore ini aku hadir dengan ribuan keharuman bunga yang diiringi doa-doa terpanjat hanya untukmu. Semoga bati tenang si surganya, bersama bidadari-bidadari dambaan para hamba.


#CatatanAlfa
11 Juni 2018
Share:

Friday, June 15, 2018

Dimanakah Kita? Menjadi Puasa Ulat atau Puasanya Ular!

Ilustrasi hari raya. Foto iStock. Ist




"Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu"
Share:

Wednesday, June 13, 2018

Kartini Dimata Pemuda



Oleh : Disisi Saidi Fatah


Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat Raden Ayu Kartini (R.A Kartini) merupakan sosok wanita pribumi dari keturunan bangsawan, anak ke lima dari sebelas bersaudara yang lahir di Jepara, pada 21 April 1879. Seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia, yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan pribumi. Wanita yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Namun sayang, sebab keharusan orang tua, Kartini hanya boleh menimba ilmu hanya sampai sekolah dasar saja, sebab ia harus di pingit. Kartini merupakan wanita yang sangat gemar membaca dan menulis, oleh sebab itu dan tekad bulat untuk mencapai cita-citanya.

 
Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive