Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Friday, December 16, 2022

Si Kecil yang Membuatku Cemburu

 


       Aku nggak tahu, hadirnya sebuah ketidaksengajaan atau memang takdir yang telah menjadi bagian skenario Tuhan (Allah Subhanahu Wata'ala). 

Share:

Friday, October 21, 2022

Novel Sesuk Tekankan Peran Penting Orang Tua

Novel Sesuk Tere Liye. Dokpri©2022


 Apa yang anda pikirkan taat kala mendengar kata 'Sesuk'? Kata ini berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti; esok atau besok. Ya, buku ini berhubungan dengan hari esok atau masa depan. 

Share:

Tuesday, March 22, 2022

Belajar Manajemen Keuangan Morgan Housel Lewat Psichology of Money

  

Buku The Psichology of Money karya Morgan Housel. Foto Claudi Natashia. Ist


"Mengelola uang dengan baik tidak ada hubungannya dengan kecerdasan anda, dan lebih banyak berhubungan dengan perilaku anda. Dan perilaku sukar diajarkan, bahkan kepada orang-orang yang sangat cerdas." ~ Morgan Housel.


Perihal uang, kita semua membutuhkannya. Hidup tanpa uang begitu sangat menyakitkan, begitupun hidup dengan kebanyakan uang, juga sangat-sangat menyakitkan, bahkan bisa menjerumuskan kita ke lubang penyesalan terdalam nantinya.

Share:

Saturday, January 1, 2022

Seks itu Tabu, Lantas Bagaimana Jika Seseorang Tidak Mendapatkan Edukasi Tentangnya?

Buku Sebab Kita Semua Gila Seks. Dokpri


 

"Pengetahuan seks yang benar membuat seseorang lebih bertanggung jawab dan tahu risiko hubungan seks itu sendiri."


       Membahas tentang seks, mungkin bagi kebanyakan orang hal itu adalah sesuatu yang nggak nyaman, bahkan menjadi aib yang tidak pantas untuk dibicarakan. Apalagi jika orang yang membicarakan hal itu, sehari-harinya terlihat sebagai sosok yang ramah, religius, dan kalem. Orang-orang pasti akan menilai dirinya dengan berbagai macam perspektif.

Share:

Friday, December 31, 2021

Mengapa Harus Malu Membaca Buku?

 

Ilustrasi membaca. Ist. 

Oleh: Disisi Saidi Fatah


Membaca adalah salah satu aktivitas literasi yang paling utama dan harus diutamakan dari yang lain. Dengannya dapat memberikan dampak yang baik sekaligus positif bagi diri maupun lingkungan sekitar kita. Sebab, selain menambah wawasan, ilmu, pengetahuan, dan membuka cakrawala pikiran; membaca bisa menjadi obat atau terapi bagi diri.

Share:

Wednesday, October 27, 2021

Menyelami Kasih Sayang Rasulullah SAW




Oleh: Disisi Saidi Fatah


    Rasulullah SAW sang pemilik gelar ‘potret kebanggaan umat manusia,’ merupakan manusia paling agung sekaligus kekasih Allah SWT. Di dalam Al-Qur’an Allah memuji keagungan akhlak beliau dalam QS. al-Qalam ayat 4; “Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur,” serta memberitahu kita bahwa Ia mengirimkannya (Rasulullah SAW) kepada alam semesta sebagai rahmat dengan prinsip dan asas-asas yang akan mengeluarkan umat manusia dari kegelapan kufur dan syirik.

    Sebagaimana dijelaskan dalam QS. al-Baqarah ayat 151, “Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu kitab (Al-Qur’an) dan hikmah (sunnah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui." Serta menunjuki mereka menuju jalan kebahagiaan; baik di dunia maupun di akhirat. “Sungguh, Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran, sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Dan engkau tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka." (QS. al-Baqarah ayat 119).

Share:

Meneladani Sosok Rahmah ‘Perempuan yang Mendahului Zaman’

Buku 'Perempuan yang Mendahului Zaman' karya Jasmi Khairul. Foto Disisi Saidi Fatah. Istimewa



Oleh: Disisi Saidi Fatah


    Rahmah El Yunusiyyah merupakan wanita berdarah Minangkabau yang lahir dari rahim uminya; bernama Rafiah dan Buyanya seorang Syekh Muhammad Yunus al-Qadi, seorang ulama di Padang Panjang. Ia lahir pada Sabtu, 29 Desember 1900. Ia tumbuh menjadi anak yang sehat dan lincah. Dibesarkan dengan penuh kasih sayang dan dididik dengan suasana Islami serta adat istiadat Minangkabau. Pada usia enam tahun, buyanya berpulang menghadap sang ilahi. Ulama hebat itu pergi untuk selama-lamanya.

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive