Malam Jum'at lalu menjadi malam yang tidak biasa. Langit malam itu menyakinkan, udaranya sejuk pas — tidak sedingin biasanya. Di malam yang bertepatan dengan 1 Rabiul Awwal 1448 Hijriyah, bulan kelahiran Sang Baginda Nabi SAW, aku melangkahkan kaki keluar rumah untuk menuntaskan rindu yang sudah lama membuncah.
Monday, August 17, 2026
Saturday, August 15, 2026
Rindu yang Menjelma Prasasti Doa
: 3 Bulan Berpulangnya Abah Ustadz Mahfudzin bin H Alif Yunus
Sudah tepat tiga bulan roda waktu berputar sejak hari itu. Tiga bulan yang terasa seperti satu helaan napas yang sesak, sekaligus sebuah mimpi panjang yang tiada bertepi. Terkadang hati ini masih enggan percaya bahwa sosok yang amat dicintai, yang senyumnya selalu mampu meneduhkan jutaan gelisah, kini telah berpulang ke kampung halaman keabadian.
Friday, August 14, 2026
Saban Jumat Menjadi Duka: Tiga Bulan Setelah Segelas Kopi Terakhir Abah
![]() |
| Temaram di bawah cahaya rembulan, di makam Allahyarham Abah Ustadz Mahfudzin bin H Alif Yunus - Sang Kekasih Hati, Penuntun Jiwa. | Dokpri, Agustus 2026. |
Jumat selalu punya aroma yang khas. Bagi sebagian orang, ia adalah wangi peci yang dianginkan di ambang jendela, aroma minyak wangi non-alkohol yang diusap ke telapak tangan, atau gemerisik sarung yang dikibas sebelum berangkat ke masjid. Namun, sejak tiga bulan yang lalu, Jumat bagiku punya rasa yang berbeda. Ada getir yang tertinggal di dasar tenggorokan, ada rindu yang tiba-tiba meluap tanpa permisi. Saban Jumat kini menjelma menjadi hari-hari di mana kenangan tentang Abah — murobbi dan pembimbing jiwaku — datang paling riuh.
Wednesday, July 15, 2026
Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi
![]() |
| Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini. |
Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam keheningan yang paling sunyi, Tuhan membisikkan pesan-pesan indah melalui mimpi yang teduh. Mimpi bagi seorang penuntut ilmu bukanlah sekadar bunga tidur, melainkan jembatan ruhani yang menghubungkan jiwa dengan sumber-sumber keberkahan.
Desir Rindu di Jumat Kesembilan | Puisi
![]() |
| Ilustrasi dibuat oleh AI/Gemini. |
: Disisi Saidi Fatah
Hari ini, sang surya kembali menyapa dari ufuk timur, membawa berkah penghulu segala hari. Namun, bagi jiwaku yang rindu, ini adalah Jumat kesembilan tanpa kehadiran bayangmu, wahai Murobbi, pelita dalam kegelapanku.
Puisi Akrostik - Muhammad Zain Kholid
Niatnya Cuma 'Me Time', Malah Sukses Dibuat 'Banjir' Air Mata Sama Film Ini
![]() |
| Poster Film "Jangan Buang Ibu" (Sumber: filmjanganbuangibu/ig). |
Hari Ahad lalu, aku akhirnya berhasil menuntaskan satu janji kecil pada diriku sendiri. Rencana yang sebenarnya sudah tertunda selama dua pekan karena padatnya rutinitas, akhirnya benar-benar terwujud kemarin. Aku memutuskan untuk melangkah ke Plasa Cibubur XXI, sengaja mengambil jam pemutaran paling pertama pada pukul 12.15 WIB.

















