Cerita Cendekia adalah ruang ekspresi dan refleksi dari Cendekia Alazzam (Pecandu Sastra) — berisi rangkaian puisi, cerpen, cerbung, esai, opini, serta ulasan buku dan film. Melalui tulisan, aku bercerita tentang kehidupan, gagasan, dan imajinasi, dengan harapan bisa mengajak pembaca berpikir, merasa, dan merdeka.

Sunday, February 23, 2025

Hidup Positif ala Good Vibes Good Life

Ilustrasi dari CNBC. Ist


           Gaya hidup positif merupakan dambaan banyak orang. Menjalani kehidupan dengan energi yang luar biasa, tanpa beban dan pikiran yang berlebihan. 

Share:

Kisah: Berkah Ratib, Mata Sembuh Usai Terkena Lem Rekat

Foto oleh Kompas. Ist



           Pada suatu kesempatan beberapa waktu yang lalu saat mendampingi Abah menghadiri majelis yang rutin kita ikuti di salah satu desa di bagian Bogor Timur, Jawa Barat. Kala itu, saat kita sedang duduk bersama sembari menghilangkan penat usai perjalanan - ditemani suguhan kopi hitam tanpa gula dan beberapa kudapan yang dijamu oleh tuan rumah, kita saling berbagi cerita. 


Ada hal yang menarik perhatian saya untuk menyimak dengan tertib. Sebuah kisah yang menggetarkan jiwa. Sebenarnya, pada sebelumnya kisah ini sudah pernah diceritakan oleh Abah kepada saya beberapa waktu sebelumnya, dan kini saya mendengarkannya secara langsung dari yang bersangkutan. Dengan ini hati saya jadi semakin yakin, betapa luar biasa akan kuasa-Nya. 


Sebut saja hamba Allah (sebab saya lupa nama beliau yang dalam hal ini sebagai tokoh utama, karena kita baru pertama kali jumpa). Suatu ketika si hamba Allah ini sedang berkegiatan, di mana dia pada saat itu menggunakan  lem cair (sejenis lem yang memiliki rekat kuat).  Lem ini dalam beberapa detik saja mampu merekat pada apa saja, dan sangat kokoh. Singkatnya,  ini lem secara tidak sengaja mengenai salah satu matanya. Bayangkan lem yang rekatnya kuat, tiba-tiba terkena mata, perihnya luar biasa.


Baca juga: Lebih Dekat Dengan Sang Pencetus 'Resolusi Jihad' Melalui Komik Edukasi 


Seketika hamba Allah ini langsung membersihkan area matanya yang terkena cipratan lem, dengan berbagai upaya dilakukan. Karena rekatnya sangat cepat, mata si hamba Allah ini kulitnya menutup (saling merekat). Perih, panas, begitulah yang ia rasakan. Karena berbagai usaha dilakukan belum juga berhasil, akhirnya hamba Allah memutuskan untuk membawanya ke ahli kesehatan. Pihak sana menyarankan agar si hamba Allah segera melalukan tindakan operasi, sebab lem yang mengenai matanya sulit untuk dilepaskan, jika dipaksakan khawatir akan menimbulkan sesuatu yang buruk.


Hamba Allah ini pun pulang ke rumah dengan rasa yang bercampur aduk di hatinya. Pada senja hari menjelang maghrib, hamba Allah yang punya kebiasaan berdzikir ini tetap melakukan aktivitas dzikir sebagaimana biasanya. Dzikir yang biasa ia dawamkan (istiqomah dibaca) ialah Ratib Al-Haddad karangan Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad. Pada salah satu bacaan dzikir di dalam ratib tersebut ketika ia baca secara tiba-tiba hatinya bergejolak, ia menangis, air matanya membasahi pipi. Masha Allah, mata yang tadi tertutup karena rekat lem cair, atas kuasa Allah terbuka tanpa operasi.


Mendengar kisah itu secara langsung dari orang yang mengalaminya, dada saya seketika sesak, berkecamuk, hati saya bergetar menyebut asma Allah. Masha Allah, begitu luar biasa pertolongan Allah. Padahal ketika beliau periksa ke ahli kesehatan, beliau disarankan untuk operasi karena pihak sana tidak bisa membantu untuk membuka matanya. Jika dipaksakan takut malah justru menimbulkan sesuatu yang buruk.


Baca juga: Kapan Waktu Mustajab di Hari Jum'at?


Pembaca bisa bayangkan, operasi itu selain biayanya mahal, banyak risiko yang harus ditanggung. Belum lagi itu bagian mata yang akan dioperasi. Kita juga belum tahu apakah itu akan berhasil atau tidak. Betapa indahnya pertolongan Allah, sesuatu yang tidak mungkin di mata kita (makhluk-Nya) di saat Ia bertindak, maka tidak ada yang tidak mungkin.


Sahabat pembaca, inilah, betapa pentingnya kita melibatkan Allah dalam setiap urusan. Jika usaha telah kita lakukan, maka, pada akhirnya berserah kepada-Nya adalah final. Dalam kondisi sesulit apapun, teruslah berprasangka baik kepada-Nya, sebab pertolongan-Nya pasti dan tidak pernah telat. Tidak ada sesuatu yang dapat merubah takdir melainkan doa.


Semoga melalui kisah ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk menjadikan cahaya keimanan kita semakin bertambah, rasa syukur kita semakin meningkat, dan sifat optimis kita semakin meluas. Salam.


Baca juga: Keajaiban Waktu Subuh dan Keistimewaannya Dalam Perspektif Islam 

Share:

Saturday, February 22, 2025

Lima Pusaka Kehidupan dari Novel Janji karya Tere Liye

Novel Janji. Foto oleh rsmajreha_mursaha (ig). Ist



"Kau akan lebih menyesal bukan karena kau melakukan sesuatu dan ternyata itu gagal atau keliru. Kau akan lebih menyesal saat kau tidak pernah melakukan sesuatu, mengingat betapa tidak beraninya kau mengambil keputusan," Tere Liye dalam Novel Janji, halaman 337.
Share:

Keajaiban Waktu Subuh dan Keistimewaannya Dalam Perspektif Islam

 

Keajaiban Shalat Subuh (Buku Republika). Gambar Oleh Pecandu Sastra@2023.ist


           Manusia ibaratnya seperti pohon atau bangunan. Akar dan fondasinya adalah iman, cabang dan dindingnya adalah ibadah. Dalam perumpamaan lain, kita tidak dapat menyelamatkan pohon yang akarnya sakit dengan menyemprotkan obat pada cabang-cabangnya, kita pun tidak dapat memperbaiki sebuah bangunan yang fondasinya telah goyah dengan hanya mengecat dindingnya. Seperti contoh di atas, seorang mukmin yang melalaikan shalat, harus terlebih dahulu menguatkan iman agar dapat merangkul shalat dengan segenap tangannya. (Keajaiban Shalat Subuh, Cemil Tokpinar, Halaman 4).

Share:

Ajari Anak Berani Melalui 'Anak Penangkap Hantu'

 

Buku Anak Penangkap Hantu, Adam Putra Firdaus. Foto oleh Pecandu Sastra. Ist

           Seringkali kita ketika mendengar kisah-kisah horor atau cerita hantu yang seketika membuat bulu kuduk berdiri! Terlepas itu benar atau hanya sebagai bahan untuk menakut-nakuti kita, tapi memang cukup ampuh juga ya buat senjata ibu-bapak kita supaya kita nggak keluyuran. 

Share:

Lebih Dekat Dengan Sang Pencetus 'Resolusi Jihad' Melalui Komik Edukasi

Komik Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy'ari, Gambar oleh Fatah. Ist


           K.H. Hasyim Asy'ari merupakan salah satu ulama Nusantara yang memiliki keilmuan mendalam, serta semangat perjuangan yang besar. Ilmu dan semangatnya mampu menjadi penggerak bagi kaum muslimin guna melawan kedzaliman penjajah. Ia memiliki prinsip hidup yang tegas, akidahnya kokoh, jiwanya berani, dan sikapnya lemah lembut terhadap sesama.

Share:

Sajak Demokrasi Untuk Sahabatku

Ilustrasi Pemilu. Freepik. Ist


Oleh: Disisi Saidi Fatah


Ada yang Datang Tanpa Diundang

Share:

Latest in Tech

Cendekia Al Azzam | Pecandu Sastra©2025. Powered by Blogger.

Pelayan Setia di Majelis Cahaya | Puisi

Ilustrasi dibuat oleh kecerdasan buatan (AI)/Gemini.    Sering kali, di sepertiga malam terakhir saat alam semesta tenggelam dalam kehening...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Search This Blog

Blog Archive

Home - Recent Posts (show/hide)

Home - PageNavi (show/hide)

Random Posts

Recent Posts

Labels

Blog Archive